Monday, 4 October 2010

DASAR SURAT MENYURAT


Apakah kalian pernah menulis surat kepada orang tua di desa, bila kalian adalah seorang perantauan? Tentu, kalian akan menuliskan segala isi hati kalian dengan bahasa yang sedikit formal, tetapi tetap mengesankan keakraban sebagai keluarga. Kalian tidak bisa seenaknya manggunakan kata-kata atau bahasa yang ngawur di dalam surat itu, karena
kalian harus menjaga tata susila dan kesopanan. Berbeda bila kalian menulis surat untuk seorang pacar atau teman dekat. Bahasa yang digunakan tentu bahasa khas anak muda yang sedang jatuh cinta, atau bahasa-bahasa gaul, tak beraturan, dan apa adanya.
Begitrilah, bahasa yang digunakan akan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan atau "kepada siapa" surat itu ditujukan. Karena itu, dalam bab 2 ini, kalian akan mendalami Jebih jauh mengenai pentingnya tata bahasa dalam surat-menyurat, terutama dalam surat bisnis maupun surat dinas. Penggunaan tata bahasa yang baik dan benar merupakan modal untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan.

Sunday, 26 September 2010

Berpidato, Ahmadinejad Bawa Injil dan Qur'an




VIVAnews - Ada yang unik pada pidato Mahmoud Ahmadinejad di sidang tahunan Majelis Umum PBB di New York, Kamis 23 September 2010. Presiden Iran itu membawa kitab al-Qu'ran dan Alkitab. Bahkan dia mempertunjukkan kitab suci umat Muslim dan Kristen itu kepada para hadirin.


Aksi itu dilakukan Ahmadinejad pada pertengahan pidato, setelah para diplomat dari Amerika Serikat, Eropa dan negara-negara lain melakukan aksi boikot (walkout).
Saat mempertunjukkan dua kitab suci itu, Ahmadinejad menyayangkan kasus pelecehan terhadap al-Qur'an. "Kitab suci Qur'an merupakan Buku yang Ilahi dan keajaiban abadi bagi Islam," kata Ahmadinejad dalam pidatonya, sesuai dengan naskah yang dikirim ke laman resmi PBB. 

Tuesday, 22 June 2010

ILMU DAN BELAJAR


KATA PENGANTAR

Bismillaahir Ralmmanir Rohiim
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad Saw, teriring keluarga, sahabat dan penerus perjuangannya.

Kitab "IHYA' ULUMUDDIN" adalah karya Imam Ghozalie. Dimana Imam Ghozalie adalah seorang ulama besar yang karya tulisnya banyak sekali, dan terkenal dalam kalangan umat Islam di seluruh penjuru dunia.

"`IHYA' ULUMUDDIN” sesuai dengan judulnya (Menghidupkan Ilmu Agama) adalah sangat tepat bila diterjemahkan dan dihadirkan kepada pembaca yang awam dengan bahasa Arab, mengingat pada akhir-akhir ini banyak orang yang melupakan tatanan agama. Terbukti cara hidup orang yang beriman sudah banyak yang ngawur, tanpa menganal halal dan haram. Cinta dunia semakin menjadi-jadi, sehingga sifat tamak dan rakus telah merajalela dimana-mana, Nah, itulah sebabnya jika manusia-manusia sudah melupakan aturan-aturan Allah.

Sunday, 20 June 2010

NASIHAT UNTUK KITA

Nasihat 1. PERISTIWA ALAM KUBUR

Abu Bakar siddiq ra. Berkata :

“Barang siapa yang masuk kubur tanpa bekal seakan-akan dia mengarungi lautan tanpa kapal”


Nabi S.A.W bersabda :

“Keadaan mayat di dalam kubur tak ubahnya bagaikan orang yang tenggelam meminta tolong”


Nasihat 2. MAKSIAT

Sufyan Ats Tsaury ra. Berkata :

“Setiap maksiat yang timbul karena dorongan nafsu bisa diharapkan ampunanya. Dan setiap maksiat yang timbul karena sifat sombong, tidak bisa diharapkan ampunanya, karena kedurhakaan iblis pun sumbernya dari sikap sombing, sedangkan kesalahan Nabi Adam sumbernya dari nafsu”

MATERI ILMU TAJWID

ILMU TAJWID


 

Pengertian dan Hukum Ilmu Tajwid


 

Ilmu Tajwid ialah :
Pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca al-qur'an dengan sebaik-baiknya.


 

Tujuan Ilmu Tajwid : Memelihara bacaan al-Qur'an dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan dari kesalahan membaca.


 

Yang terutama dibahas atau dipelajari adalah : Huruf-huruf hijaiyah yang 29, dalam bermacam-macam harakah (barisnya) serta dalam bermacam-macam hubungan


 


 


 

Apabila disebut huruf hijaiyah yang 28, maksudnya ialah huruf yang tersebut di atas itu, selain huruf alif.


 

Belajar ilmu tajwid hukumnya fardhu kifayah, sedang membaca Al-qur'an dengan baik (sesuai dengan Ilmu Tajwid) itu hukumnya fardhu 'ain.