Senin, 04 Oktober 2010

DASAR SURAT MENYURAT

Apakah kalian pernah menulis surat kepada orang tua di desa, bila kalian adalah seorang perantauan? Tentu, kalian akan menuliskan segala isi hati kalian dengan bahasa yang sedikit formal, tetapi tetap mengesankan keakraban sebagai keluarga. Kalian tidak bisa seenaknya manggunakan kata-kata atau bahasa yang ngawur di dalam surat itu, karena

kalian harus menjaga tata susila dan kesopanan. Berbeda bila kalian menulis surat untuk seorang pacar atau teman dekat. Bahasa yang digunakan tentu bahasa khas anak muda yang sedang jatuh cinta, atau bahasa-bahasa gaul, tak beraturan, dan apa adanya.

Begitrilah, bahasa yang digunakan akan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan atau "kepada siapa" surat itu ditujukan. Karena itu, dalam bab 2 ini, kalian akan mendalami Jebih jauh mengenai pentingnya tata bahasa dalam surat-menyurat, terutama dalam surat bisnis maupun surat dinas. Penggunaan tata bahasa yang baik dan benar merupakan modal untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan.


 

2.1 PENGGUNAAN TATA BAHASA DALAM SURAT-MENYURAT

Bahasa adalah alat komunikasi yang bersifat pribadi maupun klompok dalam masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, berbahasa perlu ditingkatkan terus-menerus.

Bahasa yang baik dan benar, serta ejaan bahasa Indonesia yang resmi juga kaidah tata bahasa yang baku menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam penulisan surat.

Surat merupakan media komunikasi secara tertulis yang disampaikan kepada pihak lain dengan maksud mendapat tanggapan. Agar pesan yang kita sampaikan diterima dengan baik, maka kita harus menggunakan bahasa surat secara baik dan benar, sehingga pesan yang diterima sama persis dengan yang disampaikan.

Kriteria tata bahasa surat yang baik adalah sebagai berikut.

  1. Menggunakan bahasa yang jelas.

    Bahasa yang digunakan dalam surat sebaiknya harus jelas, dalam arti :

    1. Siapa yang dituju;
    2. Siapa pengirimnya;
    3. Maksud dan tujuan surat dibuat;
    4. Penggunaan kata-katayang umum; dan
    5. Tujuan harus bersih dan beraturan.
  2. Menggunakan bahasa yang tegas.

    Selain jelas, bahasa yang digunakan dalam surat-menyurat juga harus tegas, tidak ambigu (memiliki makna ganda), yang berarti :

    1. Mudah dipahami oleh pembaca; dan
    2. Tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda.
  3. Menggunakan bahasa yang singkat.

    Surat yang dipenuhi dengan basa-basi, penuh dengan kalimat panjang. dan bertele-tele bisa membuat si penerima/pembaca surat justru merasa dilecehkan atau dirugikan. Karena itu, sebaiknya surat dibuat dengan bahasa yang singkat, artinya:

    1. berisi keterangan yang diperlukan saja;
    2. Kata-kata yang singkat, padat, dan tidak berlebihan; dan
    3. Susunan kalimat tidak terlalu panjang, sehingga mudah dipahami.
  4. Menggunakan bahasa yang lengkap.

    Surat yang ditulis dengan informasi yang sepotong-potong akan membuat rasa tidak puas pada pembaca. Karena itu, sebaiknya gunakan bahasa yang lengkap, artinya:

    1. Memuat informasi yang diperlukan; dan
    2. Menggunakan kalimat yang lengkap dan akurat.
  5. Menggunakan bahasa yang benar.

    Yang dimaksud dengan menggunakan bahasa yang benar adalah :

    1. Surat dibuat memang benar-benar dibutuhkan;
    2. Memuat tentang informasi yang benar;
    3. Mengandung alasan yang benar; dan
    4. Surat disalurkan kepada yang membutuhkan.
  6. Menggunakan bahasa yang sopan.

    Yang dimaksud dengan menggunakan bahasa yang sopan adalah :

    1. Mengemukakan gagasan secara bijaksana;
    2. Tidak memandang rendah orang lain; dan
    3. Menganggap penting suatu masalah yang dikemukakan.
  7. Menggunakan bentuk surat yang menarik.

    Surat yang dibuat dengan secara acak-acakan, tulisan tangan yang tak karuan, pilihan kertas yang tidak menarik (misalnya kertas bekas) tidak akan menarik si penerima/pembaca surat. Karena itu, sebaiknya surat dibuat semenarik mungkin, artinya :

    1. Menggunakan kertas dan sampul yang sesuai dan serasi;
    2. Memilih bentuk surat yang tepat sesuai dengan jenis surat; dan
    3. Hasil ketikan harus bersih, rapi, dan memiliki nilai seni.


 

2.1.1 Tata bahasa surat resmi

Surat resmi atau dinas adalah surat yang memuat tentang kedinasan dan menggunakan bahasa yang resmi dan baku. bahasa Surat resmi dapat mudah dimengerti dan jelas, maka ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Penggunaan kata

    Gunakan kata-kata yang umum dan mudah dipahami oleh pembaca tanpa menimbulkan penafsiran yang berbeda dari isi surat yang dimaksud.

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam kata-kata pada surat, antara lain:

    1. Kata-kata klise.

      Kata-kata klise berasal dari surat-menyurat Indonesia yang lama, misalnya:

  • Berkenaan dengan permohonan kami …..
  • Kami mohon agar saudara …..
  • Semoga saudara sudi mengirimkan …..
  • Sudilah kiranya saudara …..
  1. Kata sapaan

    Kata-kata sapaan surat-menyurat sering kali ditemukan. Ini berarti masih tetap digunakan, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan. Adapun, kata-kata sapaan sebagai berikut : Bapak, Ibu, Tuan, Saudara, Saudari, Ananda, dan lain-lain. Setiap kata sapaan ini mengandung arti yang berbeda. Namun, pada saat ini kata sapaan yang Iebih umum dikenal dengan kata Bapak, Saudara, dan Tuan

  • Kata Saudara dapat dipakai untuk berbagai pihak tanpa membedakan pangkat, jabatan, umur, dan jenis kelamin
  • Kata Bapak dipakai sapaan untuk guru, pimpinam, dan Kepala Negara.
  • Kata Tuan hanya dipakai apabila surat ditujukan kepada perusahaan.
  1. Kata penghormatan

    Pada umumnya, kata penghormatan digunakan di awal kalimat alamat surat apabila langsung tertuju kepada orangnya. Kata penghormatan tidak perlu digunakan apabila ditujukan kepada perusahaannya.

  2. Kata-kata yang mubazir (kalimat tidak efktif)

    Contoh kalimat yang tidak efektif adalah sebagai begikut.

  • Rapat dimulai pada pukul 7.30 WIB (pagi hari).
  • Kami mohon dengan sangat untuk segera bersabar.
  • Kami minta dengan sangat agar supaya para hadirin semuanya.
  • Kata-kata sulit.
  • Kata-kata sulit sebaiknya dihindari dalam surat-menyurat. Agar memudahkan pemahaman, bahasa tulis sebaiknya menggunakan kata-kata yang popular.


 

  1. Tata Bahasa Surat Bisnis
  2. Arti surat bisnis

    Surat bisnis adalah surat yang dipergunakan oleh organsasi atau badan usaha untuk urusan bisnis atau jual-beli barang atau jasa dengan maksud dan tujuan untuk mencari keuntugan.

    Terjadinya surat bisnis adalah akibat adanya penjual dan pembeli, di nama kedua belah pihak sepakat membuat perjanjian bisnis.


 

  1. Jenis-jenis surat bisnis

    Surat bisnis ada 7 macam, yaitu surat perkenalan, surat permintaan penawaran, surat penawaran, surat pesanan, surat pengiriman barang, surat pengaduan, dan surat penagihan.

    1. Surat perkenalan

      Surat perkenalan adalah surat yang dibuat oleh calon penjual yang ditujukan kepada calon pembeli yang isinya untuk memperkenalkan nama perusahaan, alamat perusahaan, bidang usaha, dan lainIain.

      Surat perkenalan biasanya dibuat oleh perusahaan yang sudah lama berdiri yang -ditujukan kepada calon pelanggan baru atau dibuat oleh perusahaan yang baru berdiri dan ditujukan kepada perusahaan lain untuk mencari rekan bisnis.

      Adapun, isi dari surat perkenalan sebagai berikut.

      1. Nama perusahaan dan bidang usahanya.
      2. Pengalaman yang pernah diialami/dimiliki.
      3. Harapan penjual kepada calon pembeli.
    2. Surat permintaan penawaran/daftar harga

      Surat permintaan penawaran adalah surat yang dibuat dan dikirim oleh calon pembeli kepada calon penjual yang isinya meminta informasi tentang barang, harga barang, kualitas barang, dan Iainlain.

      Sebelum menentukan/memutuskan untuk membeli, pembeli harus mencari informasi terlebih dahulu tentang nama barang, harga barang, tipe ukuran, jenis, dan merek.

      Oleh karena itu dalam surat calon pembeli harus memuat hal-hal sebagai berikut.

      1. Menetapkan jenis barang yang diperlukan dan kapasitas barang tersebut.
      2. Meminta informasi tentang cara pembayaran, syarat penyerahan barang, cara pengiriman barang, potongan, dan lain-lain.
      3. Meminta daftar harga, leaflet, brosur, dan lain-lain.
    3. Surat penawaran

      Surat penawaran adalah surat yang dibuat oleh pihak penjual ditujukan kepada pihak pembeli dengan maksud menawarkan barang dan jasa.

      Tata cara penulisan surat penawaran antara lain :

      1. Menggunakan bahasa yang menarik untuk menimbulkan minat calon pembeli
      2. Isi surat tentang kondisi barang yang sebenarnya.
      3. Surat berisi keterangan yang Iengkap dan disertai dengan daftar harga, gambar, dan lain-lain.
      4. Mencantumkan syarat pembayaran.
      5. Menyabutkan potongan harga jika ada.
      6. Menjamin ketentuan harga, cara pengiriman, dan ponyarahan barang.
      7. Menyabutkan kemudahan-kemudahan lain yang akan menguntungkan pembeli.
    4. Surat pesanan (surat order)

      Surat pesanan adalah surat yang dibuat oleh pembeli ditujukan kepada penjual yang berisi tentang pesanan barang atau jasa.

      Tata cara penulisah surat pesanan antara lain:

      1. Menuliskan nama, jenis, tipe, dan ciri-ciri barang yang dipesan.
      2. Menybutkan jumlah atau banyaknya barang yang dipesan.
      3. Menyabutkan cara pembayaran.
      4. Cara penyerahan dan pengiriman barang.
      5. Menyabutkan waktu penyerahan dan pengriman barang.
    5. Surat pengiriman barang

      Urat pengiriman barang adalah surat yang berasal dari pihak penjual ditujukan ke pihak pembeli yang berisikan tentang barang-barang yang sudah dikirimkan.

      Surat pengiriman barang memuat tentang baberapa hal antara lain :

      1. Nama dan jenis barang yang dikirim.
      2. Jumlah barang,
      3. Harga barang,
      4. Kualitas barang,
      5. Jenis pen,
      6. Cara pengepakan, dan
      7. keterangan lainnya.
    6. Surat pengaduan

      Dalam setiap pekerjaan kita selalu berharap bahwa pekerjaan kita akan selesai dengan baik dan Sempurna. Tetapi, adakalanya kita melakukan suatu kesalahan yang memang tidak kita harapkan.

      Demikian juga, di dalam dunia bisnis walaupun kita sudah secermat mungkin, tetapi ada saja kekeliruan yang mungkin akan terjadi. Pada waktu bagian pemasaran melakukan pengiriman barang kepada pemesan barang kemungkinan terjadi kekeliruan kerusakan, dan lain-lain. Kalau dilihat dari sumber terjadinya kesalahan, maka sumber kesalahan/kekeliruan dapat bersumber dari :

      1. Pihak penjual,
      2. Pihak pengiriman barang, dan
      3. Pihak pembeli.

      Apabila terjadi kesalahan, pihak manajemen harus teliti sehingga jelas siapa penanggung jawabnya, Hal itu berhubungan dengan siapa yang akan mengganti kerugiannya. Orang/badan usaha yang tepat untuk mengganti karena memang dia yang melakukan kesalahan.

      Jenis-jenis pengadaan yang sering terjadi adalah sebagai berikut.

      1. Nama/jenis barang tidak sesuai dengan pesanan.
      2. Kualitas barang tidak sasuai dengan pesanan.
      3. Jumlah barang kurang atau tidak sesuai dengan pesanan.
      4. Keterlembatan pemgiriman barang sehingga menimbulkan kerugian/kehilangan langganan.

      Tindakan yang dapat dilakukan oleh pihak pembeli, apabila terjadi kekeliruan/kesalahan pengiriman adalah :

      1. Membatalkan pesanan,
      2. Meminta potongan harga, dan
      3. Meminta penggantian apabila barang pesanan rusak, hilang atau kurang dari pesanan.
    7. Surat penagihan

    Surat penagihan adalah surat yang dibuat dan dikirim oleh penjual/kreditur kepada pembeli/debitur yang berisi permohonan agar pembeli melunasi utangnya sesusi dengan perjanjian (tanggal jatuh tempo).

    Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka pihak penjual/kreditur harus meneliti secara saksama kenapa pihak pembeli/debitur belum melunesi utangnya.

    Adapun alasan-alasan yang dapat terjedi adalah senagai berikut :

    1. Pembeli lupa/lalai
    2. Tidak tersedia uang yang cukup karena pembeli sedeng terlilit masalah/kena musibah.

    Karena alasan di atas, maka pihak penjual dapat melekukan penagihan dengan beberapa tahap, yaitu:

    1. Tagihan 1

      Surat tagihan pertama ini dilakukan dengan cara yang halus dimana isinya seolah-olah menawarkan barang, tepi sekeligus menyinggung tunggakan yang sampai tanggal jatuh tempo belum dibayer.

    2. Tagihan 2

      Surat tagihan kedua ini dilakukan bila surat tagihan yang pertama tidak diindahkan oleh pembeli/debitur. Isi surat sudah langsung kepada masalah, yaitu permintaan kepada pihak pembeli agar sgara melunasi tunggakannya. Dalam surat ini, sebaiknya dilampirkan foto kopi surat tagihan pertama.

    3. Tagihan 3

      Apabila surat tagihan pertama dan kedua tidak mendapat jawaban, maka pihak penjual membuat surat tagihan ketiga dengan melampirkan surat tagihan 1 dan 2 dan isinya menegaskan kapan pembeli dapat melunasi tunggakan.

    4. Tagihan 4

      Surat tagihan ini dibuat apabila tagihan ke-3 tidak mendapat jawaban, isi surat tagihan ke 4 sudah menggunakan nada agak keras, yaitu apabila tagihan ini tidak diindahkan juga, maka dengan terpeksa menyerahkan persoalan ini ke pengadilan setempat.


 

2.2 Istilah-Istilah Dalam Surat Bisnis

Surat bisnis merupakan alat komunikasi secara tertulis dalam dunia bisnis. Istilah-istilah bisnis banyak ditemukan berkenaan dengan proses jual-beli.

Adapun, istilah-istilah surat bisnis adalah sebagai berikut :

  1. Nama/jenis barang

    Nama dan jenjs barang harus menjadi prioritas artinya harus disebutkan merek, bentuk, model, ukuran, dan ketrangan lainnya dengan maksud agar pembeli mendapat informasi yang jelas mengenai barang yang akan dibeli sehingga akan menimbulkan niat untuk dan tidak akan kecewa di kemudian hari.

  2. Daftar harga

    Daftar harga ialah harga barang yang disebutkan dalam surat bisnis sebaiknya disebutkan harga satuan, misalnya: harga per kg, per buah, per kode, per lusin, per botol, per rim, per pak, dan seterusnya.

    Hal ini bertujuan untuk mempermudah pembeli dalam kemampuan daya belinya.

    Pada umumnya, daftar harga yang sudah disusun dalam bentuk brosur/prospektus, leaflet, booklet, dan katalog.

    1. Brosur

      Brosur adalah lembaran keterangan yang berisi tentang barang-barang yang akan dipromosikan dari suatu produk yang baru. Keterangan tersebut meliputi keadaan barang, harga, cara pembayaran, syarat pembayaran, dan syarat-syarat lairmya sesuai dengan kebutuhan.

    2. Prospektus (prospectus)

      Prospektus adalah jenis brosur di mana yang ditawarkan bukanlah barang, tetapi jasa, seperti promosi kursus, sekolah, perguruan tinggi, pariwisata, perhotelan, penginapan, biro perjalanan, salon kecantikan, dan lain-lain

    3. Leaftlet

      Leaftet adalah selembaran kertas berlipat yang memuat gambar-gambar yang dilengkapi dengan keterangan, seperti: jenis ukuran/tipe, cara pemakaian, dan perawatan barang, kapasitas produk barang, proses kerja barang, dan lain-lain.

    4. Booklet

      Booklet adalah buku yang berisi keterangan data suatu barang secara lengkap dan jelas. Pada dasarnya, keterangan ini Sama dengan leaflet.

    5. Katalog (catalogue)

      Katalog adalah daftar yang memuat berbagai jenis produksi dari suatu perusahaan yang dilengkapi beberapa keterangan, yaitu:

      1. Harga barang;
      2. Ukuran, tipe, dan model barang yang dilengkapi dengan gambar;
      3. Kegunaan barang; dan
      4. Nomor kode barang.

      Ada 3 fungsi katalog bagi calon pembeli atau pelanggan, yaitu:

      1. Sebagai alat pengukur bagi kemampuan daya beli konsumen;
      2. Sebagai alat/bahan pertimbangan untuk menetapkan keputusan apakah barang tersebut konsuratif atau tidak; dan
      3. Sebagai bahan pertimbangan dan perbandingan harga dengan barang yang sama dengan produk yang berbeda.
  3. Potongan

    Dalam transaksi jual-beli, penjual biasanya memberikan potongan berat dan potongan harga.

    Potongan berat, meliputi antara lain:

    1. Tarra

      Tarra adalah potongan berat yang diberikan penjual kepada pembeli karena adanya pembungkus barang.

    2. Tarra ekstra

      Tarra ekstra adalah potongan berat karena adanya pembungkus tambahan (pembungkus barang yang terlalu banyak).

    3. Tarra usaha

      Tarra usaha adalah potongan berat yang sudah umum berlaku untuk jenis barang tertentu

    4. Tarra rata-rata

      Tarra rata-rata adalah potongan berat yang diberikan setelah adanya penimbangan neto.

    5. Tarra faktur

      Tarra faktur adalah potongan berat secara resmi yang tercantum pada faktur yang dikirim.

    6. Tarra neto

      Tarra neto adalah potongan beret yang diberikan setelah adanya penimbangan yang sesungguhnya.

    7. Rafaksi

      Rafaksi adalah potongan beret karena adanya penyusutan barang berhubung adanya pengaruh udara atau cuaca.

    8. Potongan tangkai

      Potongan tangkai adalah potongan berat yang diberikan untuk pembelian barang berupa buah-buahan yang bertangkai

    9. Tarra undang-undang

      Tarra undang-undang adalah potongan berat yang diberikan untuk perhitungan bea masuk menurut netonya kepada pabean.

  4. Pengepakan

    Ada beberapa bentuk pengepakan yang dikenal dalam jual-beli sebelum barang diserahkan kepada pembeli, antara lain :

    1. Peti

      Terbuat dari kayu berbentuk kotak yang diikat dengan pita besi.

    2. Box

      Terbuat dari gabus atau bahan lairmya berbentuk peti kecil.

    3. Kerat

      Terbuat dari kayu atau bahan lainnya berbentuk dan terbuka.

    4. Drum

      Terbaat dari besi berbentuk tong besi.

    5. Barrel

      Terbaat dari tong kayu.

    6. Kantong/karung

      Tempat untuk membungkus, Seperti beras, jagung, kacang, terigu, dan lain-lain.

    7. Bale

      Terbuat dari kertas tipis dan kuat yang mempunyai fungsi untuk membungkus atau mengepak, seperti rokok, kapuk, dan lain-lain.

  5. Syarat penyerahan barang

    Ada beberapa syarat di dalam penyerahan barang, antara lain:

    1. Loko gudang

      Barang diserahkan dalam keadaan belum dibungkus/dipak/ditimbang. Biaya ditanggung pembeli.

    2. Prangko gudang

      Barang diserahkan sampai ke gudang pembeli dan segala biaya/ongkos ditanggung oleh penjual.

    3. Pranko stasiun

      Barang diserahkan di stasiun kereta api penjual dan biaya angkut brang menjadi tanggungan penjual.

    4. FOB (Free on Board)

      Barang diserahkan di atas kapal dan biaya ongkos angkut menjadi tanggungan pembeli.

    5. FAQ (Free At Quy)

      Barang diserahkan di tempeit penjual dan ongkos lainnya ditanggung oleh pembeli.

    6. FAS ( Free Along Side)

      Barang yang diserahkan di sisi kapal dan biaya ongkos memuat ke dalam kapal ditanggung oleh pembeli.

    7. CIP ( Coast Insurance and Freight)

      CIF (Coast Insurance and Freight) adalah barang diserahkan dengan segala ongkos angkut dan asuransi ditanggung oleh penjual.

      8. CIFIC (Coast Insurance and Freight Inclusive Commission)

    8. CIFIC (Coast Insurance and Freight Inclusive Commission) adalah barang diserahkan dengan segala ongkos, seperti timbangan kapal, kommisi, dan premi asuransi minjadi tanggungan penjual.
  6. Alat pengangkutan/pengiriman

    Jasa angkutan/transportasi yang digunakan untuk pengiriman barang, antara lain :

  • Kapal laut;
  • Angkutan darat, seperti: truk, kereta api, bus, dan lain-lain;
  • Pesawat terbang;
  • Pos dan giro; dan
  • Jasa angkutan yang lain.
  1. Syarat pembayaran.

    Ada beberapa syarat pembayaran barang, yakni sebagai berikut.

    1. Kredit pembeli.

      Kredit adalah jenis pembayaran yang dilakukan di muka sebelum barang diterima atau dikirimkan.

    2. Kredit penjual

      Kredit penjual adalah jenis pembayaran yang dilakukan setelah barang diterima sesuai dengan batas waktu yang disepakati.

    3. Tunai/cash

      Tunai/cash adalah pembayaran dilakukan pada saat barang diterima.

      Tanggal jatuh tempo

    4. Tanggal jatuh tempo adalah pembayaran dilakukan sesuai dengan ketetapan waktu baran yang disepakati bersama.

Minggu, 26 September 2010

Berpidato, Ahmadinejad Bawa Injil dan Qur'an



VIVAnews - Ada yang unik pada pidato Mahmoud Ahmadinejad di sidang tahunan Majelis Umum PBB di New York, Kamis 23 September 2010. Presiden Iran itu membawa kitab al-Qu'ran dan Alkitab. Bahkan dia mempertunjukkan kitab suci umat Muslim dan Kristen itu kepada para hadirin.

Aksi itu dilakukan Ahmadinejad pada pertengahan pidato, setelah para diplomat dari Amerika Serikat, Eropa dan negara-negara lain melakukan aksi boikot (walkout).
Saat mempertunjukkan dua kitab suci itu, Ahmadinejad menyayangkan kasus pelecehan terhadap al-Qur'an. "Kitab suci Qur'an merupakan Buku yang Ilahi dan keajaiban abadi bagi Islam," kata Ahmadinejad dalam pidatonya, sesuai dengan naskah yang dikirim ke laman resmi PBB. 
"Kita secara bijak harus mencegah jangan sampai masuk ke tangan-tangan Setan. Mewakili bangsa Iran, saya menaruh hormat kepada semua Kitab Ilahi dan para pengikutnya. Ini adalah al-Qur'an dan ini adalah Alkitab. Saya menghormati keduanya," kata Ahmadinejad sambil memperlihatkan kedua kitab suci itu.

Sebelumnya, dia mengingatkan bahwa para nabi ilahi memiliki misi bagi umat manusia untuk percaya pada satu Tuhan (monoteisme), cinta dan keadilan sekaligus menunjukkan belas kasih bagi kemakmuran serta menjauhi ateisme dan egoisme.
Namun, pemimpin berusia 53 tahun itu menyayangkan bahwa ajaran para nabi itu sering tercermar oleh "ego dan nafsu tamak" manusia. Dia selanjutnya memberi sejumlah contoh bagaimana manusia sudah berkali-kali diperingati oleh para utusan Tuhan.
"Nimrod menghadapi Hazrat Abraham dan Firaun menghadapi Hazrat Musa. Kaum tamak menghadapi Hazrat Yesus Kristus dan Hazrat Muhammad (damai beserta kita sekalian). Dalam beberapa abad terakhir, etika dan nilai kemanusiaan telah ditolak sehingga menyebabkan keterbelakangan," kata Ahmadinejad.
Dia pun menyayangkan bahwa nafsu untuk mendapatkan kapital dan dominasi telah menggantikan ajaran monoteisme, yang merupakan gerbang bagi cinta dan persatuan. "Ini akhirnya memunculkan berbagai konflik yang membuka jalan bagi terjadinya perbudakan dan kolonialisme," kata Ahmadinejad.
Selanjutnya, Ahmadinejad mulai melontarkan kritik pedas kepada AS, kapitalisme, dan juga kepada PBB. Itulah yang membuat para delegasi dari sejumlah negara melakukan aksi boikot dengan meninggalkan ruang sidang saat Ahmadinejad masih berpidato. 
Menurut stasiun televisi CNN, mereka yang walkout adalah delegasi AS, Inggris, Swedia, Australia, Belgia, Uruguai dan Spanyol. Selain itu, para delegasi dari 27 negara Uni Eropa sebelumnya bersepakat meninggalkan sidang bila Ahmadinejad membuat pernyataan yang menebar kebencian.
dikutip dari Yahoo

Selasa, 22 Juni 2010

ILMU DAN BELAJAR


KATA PENGANTAR

Bismillaahir Ralmmanir Rohiim
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad Saw, teriring keluarga, sahabat dan penerus perjuangannya.

Kitab "IHYA' ULUMUDDIN" adalah karya Imam Ghozalie. Dimana Imam Ghozalie adalah seorang ulama besar yang karya tulisnya banyak sekali, dan terkenal dalam kalangan umat Islam di seluruh penjuru dunia.

"`IHYA' ULUMUDDIN” sesuai dengan judulnya (Menghidupkan Ilmu Agama) adalah sangat tepat bila diterjemahkan dan dihadirkan kepada pembaca yang awam dengan bahasa Arab, mengingat pada akhir-akhir ini banyak orang yang melupakan tatanan agama. Terbukti cara hidup orang yang beriman sudah banyak yang ngawur, tanpa menganal halal dan haram. Cinta dunia semakin menjadi-jadi, sehingga sifat tamak dan rakus telah merajalela dimana-mana, Nah, itulah sebabnya jika manusia-manusia sudah melupakan aturan-aturan Allah.

Demikianlah kiranya semoga dengan hadimya blog ini dapatlah membawa ma'rifat, terutama bagi kami dan bagi pembaca pada umumnya.




Banyak sekali dalil atas ilmu yang terdapat di dalam Al Qurlan, diantaranya Allah telah berfirmah,

" Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan". (QSG Al Mujadilah ayat 11)



Sebagaimana Ibnu Abbas pernah mengatakan bahwa sesungguhnya. para uluma' mempunyai derajat-derajat di atas orang-orang mukmin sebanyak 700 derajat yang jarak antara dua derajatnya adalah perjalanan 500 tahun. Allah SWT. berfirman :

9. (apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS. Az-Zummar ayaa 9)



Allah SWT. juga berfirman :

28. Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama[1258]. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS Fathir ayat : 28)


43. Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu. (QS. Al Ankabuut : 43)



Bersabda Rasulullah Saw, "Para ulama adalah pewaris para Nabi

Rasulullah Saw juga pemah bersabda “manusia yang paling utama adalah orang mukmin yang alim serta bermanfaat jika dibutuhkan. Jika ia tidak dibutuhkan, maka ia pun rnencukupi dirinya” Rasulullah bersabda pula "imam itu telanjang, serta pakaiannya adalah taqwa, perhiasannya ialah rasa malu, serta buahnya adalah ilmu. Rasulullah Saw telah bersabda, "Manusia yang terdekat dari derajat kenabian aalalah ahli ilmu serta ahli jihad. Adapun ahli ilmu maka disebabkan ia telah menunjukkan kepada orang-orang tentang agama yang dibawa oleh para Rasull. Adapun ahli jihad, maka mereka berjihad dengan pedang-pedang mereka untuk membela yang dibawa oleh para Rasul.



Rasulullah telah bersabda "Orang alim itu ialah orang kepercayaan Allah dibumi-Nya"



Bersabda Rasulullah Saw, "Pada hari kiamar nanti yang akan memberi syafaat adalah Nabi-nabi, kemudian para ulama, lalu para syuhada”



Berkata Fath Mushili “Bukankah orang sakit itu bila dilarang makan dan minum serta barobat akan mati? “Orang-orang berkata : ya” Kemudian Fath Mushili berkata Begitu pula hati. Apabila ia tidk. diberi hikmah serta ilmu selama tiga hari, maka ia pun ia telah berkata benar, sebab hidangan hati ialah serta hikmah serta dengan demikian ia hidup, sebagaimana hidangan tubuh ialah makanan serta minuman".



Barang siapa yang hatinya sakit serta mati? Sesungguhnya ia telah kehilangan ilmut, ia tidak manyadarinya., sebab kesibukan dunia telah melurnpuhkan perasaannya. Jika mengungkapkan kesibukan-kesibukan it darinya, maka ia pun telah merasakan kepedihan yang sangat serta mengalami penyesaian yang tiada akhir. Itulah makna diantara sabda Rasulullah Saw "Manusia tidur (lalai), maka kalau la mati bariulah mereka bangun (sadar)”.



 Adapun yang dimaksud dengan keutamaan ilmu sepmerti yang ditunjukkan oleh sabda Rasulullah Saw. "Sesungguhnya para malaikar telah merendahkan sayap-sayapraya bagi penuntut ilmu, sebab ridha dengan apa yang dilakukannya". Rasulullah juga bersabdat,

"Kepergianmu untuk belajar satu bab ilmu lebila baik daripada shalatmu sebanyak IOO rakaat



Berkata Abu Darda,"B arangsiapa berpendapat bahwa bepergian untuk belajar ilmu bukan merupakan jihad, maka ia pun telah mengalami kekurangan dalam pendapat serta akalnya”. Adapun keutamaan pengajaran maka hal tersebut ditunjukkan oleh firman Allah SWT :




Minggu, 20 Juni 2010

NASIHAT UNTUK KITA

Nasihat 1. PERISTIWA ALAM KUBUR

Abu Bakar siddiq ra. Berkata :

“Barang siapa yang masuk kubur tanpa bekal seakan-akan dia mengarungi lautan tanpa kapal”


Nabi S.A.W bersabda :

“Keadaan mayat di dalam kubur tak ubahnya bagaikan orang yang tenggelam meminta tolong”


Nasihat 2. MAKSIAT

Sufyan Ats Tsaury ra. Berkata :

“Setiap maksiat yang timbul karena dorongan nafsu bisa diharapkan ampunanya. Dan setiap maksiat yang timbul karena sifat sombong, tidak bisa diharapkan ampunanya, karena kedurhakaan iblis pun sumbernya dari sikap sombing, sedangkan kesalahan Nabi Adam sumbernya dari nafsu”


Sebagian ulama Zuhud berkata :

“Barang siapa merasa senang berbuat dosa, maka Allah akan memasukkan dia kedalam neraka dalam keadaan menangis. Dan barang siapa merasa menangis karena taat kepada Allah, maka sesungguhnya Allah akan memasukkan di kedalam surga dalam keadaan gembira”


Nasihat 3. PENOLONG

Sebagian Hukama berkata :
“barangsiapa menyangka bahwa ia mempunyai penolong yang lebih utama daripada Allah, maka ia belum mengenal Allah dengan baik. Dan barangsiapa yang menyangka bahwa ia mempunyai musush yang lebih gagah daripada nafsunya, maka ia belum mengenal dirinya sendiri dengan baik.

MATERI ILMU TAJWID

ILMU TAJWID


 

Pengertian dan Hukum Ilmu Tajwid


 

Ilmu Tajwid ialah :
Pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca al-qur'an dengan sebaik-baiknya.


 

Tujuan Ilmu Tajwid : Memelihara bacaan al-Qur'an dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan dari kesalahan membaca.


 

Yang terutama dibahas atau dipelajari adalah : Huruf-huruf hijaiyah yang 29, dalam bermacam-macam harakah (barisnya) serta dalam bermacam-macam hubungan


 


 


 

Apabila disebut huruf hijaiyah yang 28, maksudnya ialah huruf yang tersebut di atas itu, selain huruf alif.


 

Belajar ilmu tajwid hukumnya fardhu kifayah, sedang membaca Al-qur'an dengan baik (sesuai dengan Ilmu Tajwid) itu hukumnya fardhu 'ain.

Jumat, 18 Juni 2010

NASKAH DRAMA (MULIANYA ORANG BERILMU)

MULIANYA ORANG BERILMU


 

Babak I

Pada suatu hari raja dan permaisuri sedang berbincang-bincang


 

Raja         : Oh ya… dinda bagai mana perkembangan putra-putri kita yang kita

percayakan pendidikannya kepada tuan syekh


 

Permaisuri     : Alhamdulillah kanda… mereka semua berkembang sangat baik di bawah

didikan tuan syekh, memang kita tidak salah pilih mencari guru untuk putra-

putri kita kanda, karena saya perhatikan tuan syekh begitu teliti dan sungguh-

sungguh mengajarkan setiap ilmu kepada putra-putri kita, sehingga putra-

putri kita dapat menyerap dengan baik semua pelajaranyang diajarkan oleh

tuan syekh kepada mereka.


 

Raja         : Syukur lah kalau begitu, memang itu yang aku harapkan, dari awal aku sudah

yakin tuan syekh pasti dapat menjalankan amanat dariku untuk mengajar

putra-putri ku, karena mereka adalah calon pengganti ku kelak, kalau aku

sudah tidak ada, karenanya mereka harus dibekali ilmu agama supaya mereka

dapat bersikap bijak dalam memerintah kerajaan ini nantinya.


 

Syekh         : Assalamu'alaikum…


 

Raja & permaisuri : Wa'alaikumussalam..


 

Raja         : Apakah hari ini jadwal mengaji putra-putri ku tuan syekh ???


 

Syekh         : Betul tuan.. izinkan saya mengajar putra-putri tuan hari ini


 

Raja         : Oh.. silahkan tuan syekh jalankanlah semua tugas anda sesuai yang ku

amanatkan kepada anda.


 

Syekh         : Terima kasih tuan..


 

Raja         : Kalau begitu pengawal ! beri tahu putra-putri ku untuk segera bersiap-siap

mengaji karena guru mereka sudah dating


 

Pengawal     : Daulat baginda raja

(kemudian pengawal pun memanggil putra-putri raja untuk mengaji kepada tuan syekh)


 

Raja         : Tuan syekh silahkan anda teruskan mengajar putra-putri ku


 

Syekh         : Terima kasih tuan


 

Syekh         : Pangeran… putri… coba kalian buka pelajaran yang guru suruh hafalkan

kemarin


 

P/P         : Baik guru..


 

Syekh         : Coba pangeran baca hadits yang ditulis kemarin


 

الحسد يأكل الحسنات كما تأكل النار الحطب

Artinya :

Sifat hasud itu dapat menghabiskan amal kebaikan seperti api yang melalap kayu bakar.


 

Syekh         : Sekarang coba putri bacakan..


 

Putri         : احسن الي المحسن بإحسانه فإن المسئ سيكفيه

Artinya : Berbuat baiklah pada orang yang telah berbuat baik pada kita, maka sesungguhnya orang yang berbuat jelek pada kita dia akan menanggung akibatnya.


 

Syekh         : Nah sekarang kalian dengarkan baik-baik penjelasan dari dalil-dalil tersebut,

kita diperintahkan untuk selalu membalas kebaikan orang yang telah berbuat

baik kepada kita dengan cara apapun, kalau perlu melebihi kebaikan yang

diperbuat orang tersebut pada kita, akan tetapi apabila ada orang yang

berbuat jelek kepada kita, kita yidak perlu membalasnya, sebab orang yang

berbuat jelek dai pasti akan merasakan sendiri akibat dari perbuatan jeleknya

itu. Dan janganlah kalian mempunyai sifat hasud, karena hasud itu akan

melalap habis amal kebaikan kita seperti halnya api yang membakar kayu

yang kering. Kalian faham ??


 

P/P         : Faham guru..


 

Syekh         : Ya sudah kalau begitu pelajaran hari ini cukup dulu.


 

Raja         : Terima kasih tuan syekh, aku benar-benar bangga dengan kemajuan putra-

putri ku, aku percaya dibawah bimbingan anda kelak mereka bisa menjadi

pemimpin yang adil dan bijak sana.


 

Syekh         : Saya ,hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk putra-putri tuan.


 

Permaisuri     : Kami sangat mengharapkan tuan syekh terus menggembleng putra-putri

kami hingga mereka dewasa.


 

Syekh         : Insya Allah, selagi saya mampu saya akan terus membimbing mereka, tapi

ngomong- ngomong berhubung hari sudah sore izinkan saya untuk pamit

pulang tuan.


 

Raja         : Oh ya.. silahkan tuan syekh, hati-hatilah di jalan, sampaikan salam kami

         untuk keluarga anda.


 

Syekh         : Insya Allah tuan (lalu syekh pun keluar untuk pulang)


 

Raja         : Dinda... aku sangat simpati kepada tuan syekh, aku liahat dia bukan hanya

seorang yang alim akan tetapi dia juga orang yang jujur, berbudi luhur serta

'arif dalam bersikap, karenanya bagai mana menurut dinda kalau tuan syekh

selain menjadi guru putra-putri kita kita angkat dia menjadi penasehat

kerajaan.


 

Permaisuru     : Dinda sangat setuju kanda, karena dinda rasa orang seperti tuan syekh lah

yang selama ini kita butuhkan untuk mendampingi kanda memimpin kerajan

ini, dan jabatan penasehat sangat cocok untuk orang berilmu seperti tuan

syekh.


 

Raja         : Baiklah kalau dinda setuju, akan kanda bicarakan dengan mentri istana,

pengawal !!! panggil mentri


 

Pengawal     : Daulat baginda.

(pengawalpun memanggil mentri)


 

Mentri         : Ada apa gerangan baginda memanggil hamba ??


 

Raja         : Begini mentri, saya berencana mengangkat seseorang menjadi penasehat

kerajaan ini.


 

Mentri         : Siapakah orang yang baginda maksudkan, yang ingin tuan angkat menjadi

penasehat raja ?


 

Raja         : Tuan syekh sholeh


 

Mentri         : Apakah hamba tidak salah mendengar baginda ?


 

Raja         : Tidak mentri, karena sudah ku amati matang-matang dialah orang yang

pantas menduduki jabatan ini.


 

Mentri         : Maaf baginda kalau boleh hamba boleh berpendapat, bukankah baginda raja

belum lama mengenal syekh, baru hanya beberapa tahun saja, tapi mengapa

baginda terlalu percaya padanya untuk memberikan jabatan penting

dikerajaan ini, apakah ini tidak buru-buru namanya baginda ?


 

Raja         : Benar mentri tapi walaupun demikian aku benar-benar sudah mengenal betul

kepribadiannya laur dan dalam, bahkan aku telah mengenal jauh

keluarganya, dia adalah sosok pemimpin keluarga yang sangat bijaksana.


 

Mentri         : Kalau memang itu sudah menjadi keputusan baginda hamba hanya bisa

mendukung segala rencana baginda, apa pun perintah baginda pasti hamba akan laksanakan.


 

Raja         : Baiklah mentri, kalau begitu aku minta kau atur segala persiapan untuk

pelantikannya


 

Mentri         : Hamba laksanakan baginda


 


 

Babak II


 

Mentri         : Assalamu'alaikum !!!


 

Istri M     : wa'alaikumussalam.. ada apa pak ? sepertinya bapak sedang kesal


 

Mentri         : Bagaimana bapak kesal, masa syekh sholeh baru saja beberapa tahun menjadi

pengajar putra raja dia sudah sangat dekat dengan raja dan raja pun begitu

besar perhatian kepadanya, sekarang dia akan diangkat menjadi penasehat

raja, apa itu tidak gila namanya.


 

Istri M     : Sudah lah Pak, mungkin menurut raja walaupun tuan syekh orang baru tapi

karena keilmuannya dia dianggap raja mampu dan pantas menduduki jabatan

itu.


 

Mentri         : Ibu ini bagai mana sih !! bukannya mendukung suami malah membela orang

lain, akhhh.... pokoknya aku tidak mau tahu aku harus cari akal untuk

membatalkan rencana pengangkatan jabatan penasehat kerajaan untuk syekh

sholeh.


 

Istri M     : Memangnya apa yang akan bapak lakukan istighfar pak, mencelakai orang

itu dosa.


 

Mentri         : Akhhh... persetan dengan dosa yang penting aku tidak mau jabatan penasehat

raja diberikan kepada syekh sholeh.


 

Istri M     : Ingat pak bukan kah tuan syekh itu orang baik .


 

Mentri         : Hmm... ya..ya..ya.. aku dapat akal, bu besok pagi ibu masak masakan yang

enak dan jangan lupa menunya semur jengkol karena besok aku akan ajak

tuan syekh makan bersama di rumah kita, awas jangan lupa pesanku,

sekarang aku akan ke kerajaan dulu untuk menemui raja, assalamu'alaikum

!!!


 


 

Babak III

Raja         : Ada apa rupanya tuan mentri menghadapku malam-malam


 

Mentri         : Maaf baginda ada hal penting yang harus hamba laporkan kepada baginda

tentang rencana pengangkatan jabatan penasehat kerajaan


 

Raja         : Silahkan laporkan


 

Mentri         : Begini baginda, nampaknya baginda harus berfikir ulang untuk mengangkat

tuan syekh sholeh menjadi penasehat kerajaan


 

Raja         : Apa alasan mu mentri ?


 

Mentri         : Sebagai orang yang ditugasi raja, saya tadi mendatangi rumah tuan syekh

untuk menyampaikan kabar gembira tentang rencana pelantikannya menjadi

penasihat kerajaan, lalu kami terlibat obrolan yang cukup panjang baginda,

sampai akhirnya hamba mendengar ada ucapan tuan Syekh yang kurang enak

didengar baginda.


 

Raja         : Apa maksudmu dengan ucapan tuan syekh yang tidak enak didengar itu ?


 

Mentri         : Begini baginda, dia mengatakan bagwa setiap kali dia berdekatan dengan

baginda dia tidak kuat dengan bau yang keluar dari mulut baginda, makanya

dia selalu berusaha untuk menutupi hidungnya, terus terang sebagai mentri

hamba sangat tersinggung kalau raja hamba dikatakannya sebagai raja yang

ber bau mulut


 

Raja         : Kurangajar !! tidak kusangka ternyata dibelakangku dia melecehkanku, apa

benar ucapanmu itu mentri ??


 

Mentri         : Tuan boleh buktikan sendiri, besok pagi dia akan datang seperti biasa untuk

mengajar putra-putri banginda.


 

Raja         : Baiklah, kalau besok terbukti semua laporanmu akan ku pancung dia


 

Mentri         : Saya sangat setuju tuan.


 


 

Babak IV


 

Syekh         : Assalamu'alaikum..


 

Mentri         : Wa'alaikumussalam... silahkan duduk tuan syekh.


 

Syekh         : Tadi pagi ada utusan tuan mentri datang kerumah saya untuk dan meminta

saya untuk singgah sebentar ke rumah tuan mentri sebentar sebelum

berangkat ke istana, apakah benar tuan ??


 

Mentri         : Benar tuan syekh, saya hanya ingin menyampaikan kabar gembira kepada

tuan, sekaligus mengundang makan tuan sebagai ucapan selamat dari saya.


 

Syekh         : Ada kabar gebira apa tuan mentri ?


 

Mentri         : Baginda raja akan mengangkat tuan syekh menjadi penasehat kerajaan.


 

Syekh         : Apa ?? raja akan mengangkat saya sebagai penasehat ??


 

Mentri         : Betul tuan.


 

Syekh         : Apakah pantas saya menerima jabatan ini tuan mentri


 

Mentri         : Sudahlah tuan syekh, ini sudah menjadi keputusan raja tuan terima saja

tawaran ini.


 

Syekh         : Tapi apakah saya akan sanggup mengemban tugas ini dengan baik


 

Mentri         : Tentu baginda raja sudah memperhitungkannya sesuai dengan keilmuan yang

tuan miliki


 

Syekh         : Tapi saya benar-benar tidak menyangka raja akan memberikan kedudukan

semulia ini kepada saya


 

Mentri         : Sudahlah tuan, nanti sambil berjalan saya akan siap membantu tuan

menjalankan tugas-tugas tuan, yang penting sekarang kita makan dulu,

selesai makan nanti kita sama-sama berangkat ke istana raja

(selesai makan mentri pun berpesan kepad syekh)


 

Mentri         : Maaf tuan syekh, saya hanya berpesan bahwa makanan yang tuan makan tadi

meninggalkan bau di mulut, karenanya nanti ketika tuan berbicara dengan

raja tuan harus hati-hati jangan sampai bau sisa makanan ini tercium oleh

raja, karena baginda sangat tidak suka dengan baunya. Oleh sebab itu saya

sarankan agar tuan selalu menutup mulut bila berdekatan dengan raja.


 

Syekh         : Baiklah tuan mentri, terima kasih atas petunjuk tuan.


 

Mentri         : Kalau begitu mari kita berangkat ke istana sama-sama.


 


 

Babak V

Syekh / Mentri : Assalamu'alaikum..


 

Raja         : Wa'alaikumussalam. Apakah hari ini jadwal tuan syekh mengajar putra-putri

ku ?


 

Syekh         : Benar tuan raja, izinkan saya menjalankan tugas ini.


 

Raja         : Mungkin hari ini tugas anda mengajar putra-putri ku aku liburkan dulu

karena aku akan berbicara penting kepadamu


 

Syekh         : Baik tuan, apa yang tuan katakan akan saya dengar baik-baik


 

Raja         : Kalau begitu mendekatlah kepadaku, bagai mana kabar keluarga anda ?


 

(sambil menutup mulut syekh menjawab)

Syekh         : Alhamdulillah tuan, mereka semua dalam keadaan baik.


 

Raja         : Lalu apakah sudah disampaikan oleh tuan mentri tentang tawaran jabatan

penasehat untuk anda ?


 

Syekh         : Sudah tuan, semua sudah disampaikan oleh tuan mentri.


 

Raja         : Lalu bagaimana menuut tuan syekh ?


 

Syekh         : Kalau memang itu sudah menjadi keputusan tuan, saya hanya bisa menjawab

mudah-mudahan saya bisa mengemban kepercayaan yang tuan amanahkan

kepada saya.


 

Raja         : Baiklah, pengawal !! siapkan alat tulis (lalu rajapun menulis surat) bagini

tuan syekh, hari ini anda kuberi tugas untuk mengantarkan surat ini kepada

algojo istana, awas !! siapapun tidak boleh membukanya kecuali algojo

sendiri, tuan mengerti ?


 

Syekh         : Saya mengerti tuan


 

Raja         : Kalau begitu tuan laksanakan sekarang, saya masih ada urusan lain

(lalu raja pun pergi)


 

Mentri         : Apakah tuan syekh tahu alamat rumah algojo istana ?


 

Syekh         : Saya tidak tahu tuan mentri, mungkin nanti saya minta tolong kepada salah

satu pegawai istana untuk mengantarkan saya menunjukkan rumah algojo.


 

Mentri         : O.. tidak perlu tuan !! tuan tidak perlu repot-repot mengantar sendiri surat

raja itu kesana, tuan cukup menitipkannya kepada saya, pasti saya akan saya sampaikan surat raja ini langsung ketangan algojo, karena disamping saya tahu betul alamatnya sayapun cukup mengenal baik dengan algojo.


 

Syekh         : Apakah tidak menyalahi peritah raja tuan mentri ? karena saya harus menjaga

jangan sampai isi surat ini diketahui oleh siapapun selain algojo sendiri.


 

Mentri          : O... tentu tidak tuan syekh, saya bisa menjamin kalau isi surat ini tidak akan

dibaca oleh siapapun, bahkan oleh saya sendiri sekalipun, kecuali algojolah

yang akan membacanya, lagi pula saya sudah biasa mendapat perintah

semacam ini dari raja.


 

Syekh         : Apakah raja nanti tidak akan murka kepada saya


 

Mentri         : Saya rasa tidak tuan syekh, kalaupun raja murka saya pasti akan

bertanggungjawab atas semua ini, silahkan tuan syekh pulang saja karena

anak dan Istri M tuan sudah menunggu di rumah. Soal surat raja biar saya yang mengurus


 

Syekh         : Baiklah, terima kasih atas bantuan dan kebaikan tuan mentri kepada saya

(lalu syekh pun pulang)


 

Mentri         : Ha..ha..ha..... ha..ha..ha..... rasakan kau syekh, aku sudah tidak sabar ingin

surat ini cepat-cepat sampai ketangan algojo karena aku yakin surat ini pasti

surat perintah raja kepada algojo untuk memenggal kepala syekh sholeh

ha..ha..ha..... ha..ha..ha..... besok seluruh istana akan menyaksikan syekh

sholeh dipancung kepalany, aku sudah tidak sabar menunggunya

ha..ha..ha..... ha..ha..ha.....


 

Babak VI

Mentri         : Selamat siang tuan algojo


 

Algojo     : Selamat siang tuan mentri, ada apa kiranya tuan datang kemari ?


 

Mentri         : Saya hanya akan menyampaikan perintah raja untuk anda tuan algojo, ini

surat perintahnya (kemudian algojopun membaca surat perintah raja tersebut)


 

Algojo     : Ajudan !! tangkap dia

Mentri         : Tunggu, apa-apaan ini, apa maksudmu algojo ?


 

Algojo     : Raja memerintahkanku untuk memenggal kepala anda


 

Mentri         : Algojo !! kau jangan sembarangan berbicara, apakah kau tidak tahu siapa aku

ini, aku ini mentri istana orang yang paling dekat dengan raja, kau jangan

         kurangajar !


 

Algojo     : Isi surat ini sangat jelas, aku diperintahkan untuk memenggal kepala anda

dan segala titah raja tidak bisa diganggu gugat, ajudan !! Pegang dia

(akhirnya perkelahianpun tudak dapat dielakan, dan algojopun dapat

mengalahkan mentri kemudian algojo langsung memenggal kepalanya)


 

Babak VII

Permaisuri     : Sudahlah kanda, jangan terlalu terbawa emosi dinda khawatir nanti malah

kanda jadi jatuh sakit.


 

Raja         : Bagai mana tidak emosi dinda, orang yang selama ini kita percaya penuh

bahkan rencananya akan diberi kedudukan penting kerajaan ini telah

menghianatiku dengan mengatakan aku raja yang berbau mulut


 

Permaisuru     : Kalau menurut dinda, rasanya tidak mungkin orang seperti tuan syekh yang

     sangat menjunjung tinggi akhlaq akan berbuat seperti itu kepada kanda.


 

Raja         : Terus terang sbenarnya sayapun sebelumnya tidak percaya dinda, tapi bukti

menunjukan begitu, dia selalu menutup hidung setiap kali akan berbicara

denganku. Apakah itu tidak kurangajar namanya.


 

Istri M     : Assalamu'alaikum..


 

Rj.Ps         : Wa'alaikumussalam.. ada apa nyonya Hasid, pagi-pagi sudah datang ke

istana ?


 

Istri M     : Maafkan hamba baginda, sedari kemarin suami hamba belum pulang, hamba

menjadi khawatir, hamba kemari hanya untuk memastikan apakah suami

hamba ada di sini ?


 

Raja         : Ohhh.... tidak ada Nyonya Hasid, kemarin setelah menghadap saya dia

langsung pulang.


 

Algojo     : Assalamu'alaikum...


 

Semua         : Wa'alaikumussalam..


 

Algojo     : Hamba datang menghadap paduka


 

Raja         : Ya. Silahkan algojo, apakah sudah kau jalankan apa yang kuperintahkan

kepadamu?


 


 

Algojo     : Sudah paduka, semua tugas hamba sudah hamba jalankan sesuai denga

perinath paduka dalam surat itu.


 

Raja         : Coba mana lihat hasilnya ?? (kemudian algojopun membuka bungkusan yang

di dalamnya dan raja sangat terkejut ternyata yang dibawa adalah kepala

mentri, tak ayal Istri M mentri pun menjerit histeris sambil menangis)


 

Raja         : Algojo, apakah kau tidak salah melaksanakan tugasmu ?


 

Algojo     : Tidak paduka, karena yang datang mengantar surat perintah paduka kepada

hamba adalah tuan mentri.


 

Raja         : Aku semakin tidak mengerti, sebenarnya siapa yang salah dalam masalah ini


 

Istri M     : Maafkan suami hamba baginda, sebenarnya suami hambalah yang bersalah

dalam hal ini. Dia yang berusaha menghasud baginda supaya membenci tuan

syekh, padahal semua orang tahu bahwa tuan syekh adalah orang baik,

sekarang suami hamba telahmenerima ganjaran akibat dari perbuatannya

sendiri.


 

Raja         : Ohhh.... baru aku mengerti, ternyata tuan syekh itu benar-benar orang yang

hati mulia, karenanya Allah pun senantiasa menjaganya dari fitnah yang akan

menimpanya, oleh sebab itu saudara-saudara, keltahuilah janganlah kita

berbuat hasud kepada sesama karena barang siapa yang menggali lobang

untuk menjerumuskan saudaranya maka dialah yang akan terjerumus sendiri

ke dalam lubang itu.


 


 


 

Nb : Isi surat raja

" wahai algojo, orang yang membawa suratku ini adalah orang yang telah melakukan penghianatan yang sangat fatal kepadaku, maka aku perintahkan kau untuk memenggal kepalanya sekarang juga, dan besok pagi kau bawa kepala itu ke istana untuk dihadapkan kepadaku. Tertanda raja"

Publisher